Selamat Datang di Situs Ikatan Penilik Indonesia (IPI) Kabupaten Sukabumi Jawa barat. IPI sebagai wadah perjuangan dalam meningkatkan kemampuan profesi dan kesejahteraan penilik.

27 Maret 2008

GEBYAR UJIAN AKHIR GN-PBA KEAKSARAAN DASAR DI KORWIL 3 CICURUG

6 lembaga PKBM di Korwil 3 Cicurug gebyar menyelenggarakan Ujian Akhir Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Aksara (GN PBA) untuk pendidikan keaksaraan dasar. Menurut rencana pelaksanaan Ujian akhir ini dimulai tanggal 27 Maret 2008 sampai awal bulan April 2008, yang akan menyelenggarakan ujian keaksaraan dasar ini yaitu PKBM Ad-da'wah dengan peserta WB 109 orang terdiri dari 11 kelompok yang berlokasi diberbagai tempat diwilayah Kecamatan Cicurug, sama halnya dengan PKBM lain, seperti PKBM Al-Mansuriyah dengan peserta WB 110 orang (11 kelompok), PKBM Riyadul Mubtadiin dengan peserta WB 110 orang (11 kelompok), PNF KUWP dengan peserta WB 110 orang (11 kelompok), PKBM Harapan dengan peserta WB 110 orang (11 kelompok) dan PKBM Al-Falah dengan peserta WB 110 orang (11 kelompok), jadi semuanya peserta yang akan mengikuti ujian akhir keaksaraan dasar di korwil 3 Cicurug semuanya 659 orang. PKBM Ad-da'wah mengawali pelaksanaan Ujian akhir keaksaraan dasar ini yaitu peserta WB kelompok Melati 4 yang dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 27 Maret 2008 bertempat di Kp. Sasak dua RT 3 RW 3 Desa Caringin Kec.Cicurug, pelaksanaan ujian akhir ini di hadiri oleh Penilik Dikmas Kec.Cicurug (Supriatna,SE), Ketua Penyelenggara PKBM Ad-da'wah (Usup Supriatna), Koordinator kelompok (Yus Ahmad Winarya,S.Pd), pelaksana (Endang Mulyana,S.Pd. dan Yayat selaku Tutor). Di akhir pelaksanaan ujian, Penilik Dikmas Kecamatan Cicurug (Supriatna) menyampaikan beberapa hal, ucapan terima kasih kepada penyelenggara, koordinator, Tutor dan semua pihak yang telah berperan aktif dalam menyukseskan/menuntaskan proses pembelajaran Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Aksara (GN PBA) yang di akhiri dengan pelaksanaan Ujian akhir tahap keaksaraan dasar, pelaksanaan ujian ini mempunyai tujuan sejauh mana untuk mengukur kompetensi keaksaraan tingkat "keaksaraan dasar" dari warga belajar (WB) pendidikan keaksaraan atau sejauhmana WB ini mampu Membaca, Menulis dan berhitung (Calistung), dan apabila WB sudah dapat Calistung mereka berhak memperoleh Surat Keterangan Melek Aksara 1 (SUKMA-1) untuk program selanjutnya dapat mengikuti Pendidikan keaksaraan lanjutan (SUKMA-2) dan Mandiri (SUKMA-3).
Ketua penyelenggara dari PKBM Ad-da'wah (Usup Supriatna) mengatakan dari beberapa kelompok pembelajaran keaksaraan yang dikelolanya, selain pembelajaran Calistung juga diberikan pendidikan keterampilan seperti mengelola bagaimana membuat Telor asin, dodol daun sampeu, dan keripik singkong dengan harapan mereka dapat mempunyai keterampilan sebagai dasar untuk mendukung kecakapan hidup, sehingga mereka dapat mengembangkan diri sebagai orang yang dapat berwirausaha mandiri yang akhirnya dari penghasilan itu dapat menunjang untuk kesejahteraan kehidupan mereka.
Pada kesempatan itu pula pelaksanaan ujian akhir keaksaraan yang dilaksanakan kelompok Melati 4 dihadiri oleh Tim wajar dikdas Desa Caringin.
Selamat dan sukses.................. !






26 Maret 2008

K3PKBM KORWIL 3 CICURUG MENYELENGGARAKAN DIKLAT TUTOR PBA

Pengurus K3PKBM Korwil 3 Cicurug Kab.Sukabumi telah menyelenggarakan Pelatihan bagi Tutor Keaksaraan Fungsional dalam Program Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Aksara (GN PBA) yang dilaksanakan pada tanggal 24-25 Maret 2008 bertempat di Villa Wisma Arga Mulya Depdiknas Puncak Bogor. Kegiatan pelatihan ini terselenggara atas kerjasama 6 PKBM di Korwil 3 Cicurug ( PKBM Ad-da'wah, PKBM Al-Mansuriyah, PKBM Riyadul Mubtadiin, KUWP Yuliet, PKBM Harapan dan PKBM Al-Falah) selaku penyelenggara program GN PBA dan Kasubdit Kemitraan Direktorat Pendidikan Masyarakat Dirjen PNFI Depdiknas, K3PKBM Korwil 3 sebagai koordinator penyelenggara/pelaksana pelatihan. Pada acara pembukan dihadiri oleh Bpk Drs H.Lukman Hakiem (anggota DPR RI Komisi X) selaku pembina PKBM Ad-da'wah/K3PKBM Korwil3, Bpk H. Komar (anggota DPR RI) selaku Duta Aksara, Bpk Pahala Simanjuntak (Kasubdit Kemitraan Direktorat Dikmas), Ibu Dra Een S.A.,M.Pd Kasi Kesetaraan mewakili Kabid PNF Kab.Sukabumi, Bpk Wowon,M.Pd. Ketua Ikatan Penilik Indonesia (IPI) Kabupaten Sukabumi, Bpk Iyus Mulyana,S.Pd. Kepala UPTD P dan K Cicurug. Peserta pelatihan yang diundang sebanyak 50 orang.
Kasubdit Kemitraan Direktorat Dikmas (Bpk Pahala) pada acara pembukaan mengatakan ucapan terima kasih kepada penyelenggara pelatihan Tutor KF, dengan harapan kegiatan pelatihan ini dapat bermanfaat bagi peserta sebagai modal dasar dalam meningkatkan SDM sebagai pelaksana dilapangan sehingga Pendidikan Non Formal kedepan akan lebih meningkat dari sisi kualitas pendidikannya. seiring hal itu 5 tahun terakhir pemerintah sudah komitmen dan dapat dirasakan atas perhatiannya kepada PNF, sehingga dihimbau kepada peserta ikuti pelatihan ini dengan sebaik-baiknya.

Pembina PKBM Ad-da'wah (Bpk H.Lukman Hakiem) mengatakan bahwa perhatian pada Tutor tentang kesejahteraannya belum sesuai harapan, mudah-mudahan kedepan yang didukung dengan data akurat jumlah Tutor mulai tingkat kabupaten, propinsi dan pusat datanya sama, sehingga tidak terjadi perbedaan, hal ini penting data tersebut akan dijadikan bahan perencanaan anggaran.

Bpk H. Komar selaku Duta Aksara juga anggota DPR RI mengatakan seorang Tutor harus Istiqomah, sebab tutor merupakan pekerjaan yang mulia dalam rangka mencerdaskan bangsa yang akhirnya dengan pendidikan dapat meningkatkan kesejahteraan bagi mereka dan meningkatkan tarap kehidupannya. apabila hal ini dilakukan dengan rasa ikhlas insya allah akan menjadikan suatu amal ibadah yang nanti akan didapatkan kenikmatannya di akhir baka. dan pekerjaan ini benar-benar harus disyukuri.




24 Maret 2008

PKBM AD-DA'WAH MENYELENGGARAKAN TURNAMEN OLAH RAGA




Dalam rangka kegiatan Hari Ulang Tahun PKBM yang ke 1 mulai tanggal 1-15 Maret 2008 dilaksanakan beberapa acara, salah satunya turnamen olah raga antara warga belajar seperti pertandingan Futsal, gerak jalan bulutangkis dan diakhiri tasyakuran. Kegiatan olah raga tersebut di ikuti oleh warga belajar paket A, B dan C termasuk alumni di undang. Futsal diikuti 8 klub dan warga belajar yang berperanserta dalam kegiatan tersebut putra putri sebanyak 215 orang. Kegiatan tersebut di koordinir oleh salah seorang tutor PKBM Ad-da'wah yaitu Agus Sudrajat Yoga Addiapratna,S.Pd.

Selamat Hari Ulang Tahun yang ke 1 bagi PKBM Ad-da'wah semoga lebih maju dan suksesssssss......!

22 Maret 2008

MENGENAL KEGIATAN GENDER KUWP YULIET

Kegiatan Gender pemberdayaan perempuan adalah salah satu binaan Penilik Dikmas, di Kecamatan Cicurug ada sekelompok kegiatan perempuan yang bergerak dibidang sosial pendidikan perempuan yang mengarah pada pendidikan Kecakapan hidup/keterampilan masyarakat yaitu Lembaga KELOMPOK USAHA WANITA PRODUKTIF (KUWP) YULIET, legalitas pendirian lembaganya berdasarkan Akte Notaris Hery Sarmanto,SH No.9 tahun 2007. KUWP Yuliet ini di Ketuai oleh R.Eli Sumiati. alamat sekretariatnya Belakang Aspol Rt 4/7 Kelurahan Cicurug Kabupaten Sukabumi 43359 Telepon 0266-732245, kegiatannya bergerak dibidang pertanian salah satunya budidaya tanaman jamur, selain itu bergerak juga dibidang pendidikan non formal menggarap program Pemberantasan Buta Aksara (PBA/KF). Salahsatu pemberdayaan perempuan yang difasilitasi KUWP Yuliet ini antara lain yang berkaitan dengan Kecakapan Hidup/keterampilan dibidang Budidaya tanaman Jamur sehingga dengan harapan warga masyarakat yang aktif dan ikut serta dalam pendidikan ini mampu mengenal diri sendiri, memiliki kecakapan untuk berfikir rasional, mampu tampil dengan kepercayaan diri yang mantap dengan keterampilan dan pengetahuan yang telah mereka dapatkan, selanjutnya juga diharapkan mampu berkomunikasi, melakukan kerjasama, bertenggang rasa, memiliki kepedulian serta tanggungjawab dalam kehidupan bermasyarakat dengan ilmu dan keterampilan yang dimilikinya, juga mampu merumuskan dan memecahkan masalah yang dihadapi melalui proses berfikir kritis, analitis dan sistematis, menciptakan kreasi dan mampu mengikuti perkembangan dalam berbagai bidang salah satunya bagaimana mereka dapat mengembangkan diri dengan potensi yang telah didapat melalui pendidikan budidaya jamur, sehingga mereka dapat mengembangkan wirausaha dan menjadikan salah satu sumber untuk meningkatkan kesejahteraan dalam kehidupannya, sesuai dengan Misi Pemda Kabupaten Sukabumi "Terwujudnya perubahan masyarakat kabupaten Sukabumi yang ber-akhlak mulia, produktif dan sejahtera" itulah dengan kehadiran KUWP Yuliet minimal partisipasi dan berperan aktif dalam menunjang tercapainya Misi Pemda Kabupaten Sukabumi. Dalam hal penguatan Lembaga Gender pada tahun 2007 KUWP Yuliet mendapat kesempatan diundang Direktur Pendidikan Masyarakat Subdit Gender Dirjen PNFI Depdiknas Jakarta untuk mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Gender Training Of Trainer (TOT) Perempuan Daerah bertempat di Hotel Graha Dinar Cisarua Bogor. Dengan ikut berperan aktif dalam kegiatan TOT perempuan daerah tersebut KUWP Yuliet akan lebih kuat dalam pengembangan dan berperan aktif dalam hal pemberdayaan perempuan khususnya diwilayah Kabupaten Sukabumi, mohon dukungan dan kerjasamanya dari semua pihak.

PANITIA DIKLAT GN-PBA MELIHAT LOKASI TEMPAT DIKLAT DI PUNCAK

Pada hari Sabtu 22 Maret 2008, Panitia Diklat Tutor GN PBA dalam rangka persiapan Pelaksanaan Diklat berkunjung ke Lokasi tempat Diklat di Villa Wisma Arga Mulya Depdiknas Km 86 Tugu Puncak Bogor, diterima oleh Bapak H. Rochim dan Bapak Endang Rachman selaku Pengelola Villa Wisma Arga Mulya Depdiknas, Pelaksanaan Diklat akan diselenggarakan pada hari Senin dan Selasa, 24-25 Maret 2008.

Semoga lancar dan sukses........... !
Admin-----spr.

21 Maret 2008

MENGENAL PKBM AD-DA'WAH CICURUG

Ketua PKBM Ad-da'wah (Usup Supriatna) menyampaikan profil tentang lembaga PKBM yang dipimpinnya, beliau mengatakan :

PKBM Ad-Da’wah berdiri pada tanggal 8 Januari 2007, yang tertuang dalam SURAT KEPUTUSAN YAYASAN WAKAF PEMBERDAYAAN UMAT AD-DA’WAH No. 1 Tahun 2007 tentang Pembentukan PKBM AD-DA’WAH. Akan tetapi, peresmiannya baru dilakukan pada tanggal 3 Maret 2007, yang diresmikan langsung oleh Ibu Ella Yulaelawati MA. Ph.D , Direktur Pendidikan Kesetaraan, Direktorat Jenderal Pendidikan Luar Sekolah, Departeman Pendidikan Nasional Republik Indonesia, sesudah pelaksanaan acara Seminar Sehari: “Sosialisasi Penuntasan Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun Melalui Program Pendidikan Kesetaraan” yang diselenggarakan oleh Yayasan Ad-Da’wah.

Pendidikan merupakan pilar terpenting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, apalagi Pendidikan merupakan salah satu variabel dalam menghitung Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Pendidikan diharapkan menjadi salah satu cara untuk penanggulangan kemiskinan dan keadilan sosial. Apalagi Indonesia adalah salah satu negara yang mengikatkan diri dalam kesepakatan internasional PENDIDIKAN UNTUK SEMUA (Education For All) dan juga Millenium Development Goals atau Tujuan Pembangunan Millenium untuk mengurangi separuh angka kemiskinan pada tahu 2015. Salah satu target Tujuan Pembangunan Millenium adalah jaminan bagi semua anak di mana pun berada dapat menyelesaikan pendidikan dasar.

Oleh karena itu, tujuan berdirinya PKBM Ad-Da’wah adalah turut berperan aktif mensukseskan program pemerintah dalam penuntasan wajib belajar pendidikan dasar dengan memfasilitasi masyarakat yang karena berbagai hal belum dapat mengikuti kegiatan belajar dan belum mengakses pendidikan dasar. Dengan kata lain, PKBM Ad-Da’wah menyiapkan fasilitas kegiatan belajar-mengajar, termasuk di dalamnya menyiapkan para pendidik / pengajar (tutor) yang berasal dari kalangan praktisi pendidikan dengan standar pendidikan akhir S1. Dalam menjalankan kegiatannya, PKBM Ad-Da’wah telah mendapatkan Ijin Operasional PKBM dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukabumi dengan Nomor Ijin: 421.10/636-DIKBUD 2007. Dalam jalur pendidikan non formal, Yayasan Ad-Da’wah menyelenggarakan program PAKET A, PAKET B, PAKET C.
Kegiatan belajar dilakukan pada hari Sabtu dan Minggu, pada sore hingga malam hari. Sebagaimana layaknya siswa-siswa di sekolah formal, para peserta didik Program Kesetaraan ini pun akan mengikuti Ujian Nasional sebagai parameter kelulusan, dan juga menerima ijazah.

Di samping mata pelajaran sekolah, para peserta didik diberikan pula pendidikan keterampilan (life skill) yang bertujuan memberikan kecakapan hidup dan nilai tambah lulusan Program Kesetaraan. Yayasan Ad-Da’wah memberikan keterampilan Pendidikan Komputer dengan materi pengajaran Microsoft Office (word, excel, power point) dan CorelDraw.
Dalam mengikuti kegiatan belajar di PKBM Ad-Da’wah, semua peserta didik mendapatkan subsidi, TIDAK DIPUNGUT BIAYA atau GRATIS.

2. PESERTA DIDIK DAN TUTOR

Hingga saat ini, jumlah peserta didik yang terdaftar dan telah mengikuti kegiatan belajar sebagai peserta didik Angkatan I, adalah:
- PAKET A berjumlah 10 orang
- PAKET B, berjumlah 67 orang
- PAKET C, berjumlah 100 orang

Jumlah tutor (tenaga pendidik) yang terdaftar dan telah menjalankan tugas mengajar:
- PAKET A berjumlah 6 tutor
- PAKET B berjumlah 8 tutor
- PAKET C berjumlah 7 tutor

Keadaan bulan Maret 2008 sebagai berikut :
Jumlah Warga belajar :
- PAKET A berjumlah 31 orang ( L=20 P=11) mobile class = 28 org
- PAKET B, kl 1=12 orang; kls.2=11 org; kls.3=107 org; mobile class = 115 org
- PAKET C, kls.1=58 orang; kls.2 = 20 org; kls.3 = 127 org; mobile class = 152 org
Jumlah Tutor :
- PAKET A = 6 orang
- PAKET B = 30 orang
- PAKET C = 36 orang
Rekap : Jumlah Tutor PKBM Induk = 23 orang; Mobile Class = 78 orang

3. PROGRAM PKBM

PKBM Ad-Da’wah telah mendapatkan predikat sebagai PKBM Unggulan dari Direktorat Pendidikan Kesetaraan, Direktorat Jenderal Pendidikan Luar Sekolah, Depatemen Pendidikan Nasional. Predikat unggulan tentu memberikan konsekuensi logis bahwa PKBM Ad-Da’wah harus memprioritaskan kualitas daripada kuantitas. Oleh karena itu, PKBM Ad-Da’wah memilih Keterampilan Komputer sebagai program unggulan yang diaplikasikan kepada peserta didik.Pilihan Keterampilan Komputer sebagai program unggulan, dilatarbelakangi pemikiran bahwa peserta didik pendidikan nonformal pun mampu mengaplikasi teknologi, minimal lulusan pendidikan nonformal mampu untuk menjadi operator komputer sehingga dapat menyerap kebutuhan pasar tenaga kerja.

19 Maret 2008

KABID PNF DINAS P&K KAB.SUKABUMI MEMBERIKAN MATERI PADA DIKLAT TUTOR KESETARAAN

Kepala Bidang Pendidikan Non Formal (Kabid PNF) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukabumi (Drs.H.Ardiana Trisnawiana,MM) memberikan materi pada acara Pendidikan dan Pelatihan Peningkatan Mutu Pendidik Pendidikan Non Formal Tutor Pendidikan Kesetaraan yang dilaksanakan pada tanggal 12-15 Pebruari 2008 yang bertempat di Hotel Augusta Sukabumi.

Nampak hadir pada acara penutupan Diklat, yaitu Direktur PTKPNF (Bapak Erman Samsudin,M.Pd.) didampingi Bpk Drs.H.Lukman Hakiem (Anggota DPR RI Komisi X sekaligus selaku Ketua YWPU Ad-da'wah), Kabid PNF Dinas P dan K Kab.Sukabumi, Ketua SKB Kab.Sukabumi (Ibu Dra.Aning,M.Pd.) dan Bpk H.Yosep Gunawan,SH selaku Ketua Panitia Diklat Tutor Kesetaraan, beliau (bpk.Erman) menyampaikan perlu adanya Standar Kompetensi Pendidikan Kesetaraan.

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) disebutkan bahwa pendidikan nonformal (PNF) berfungsi sebagai pelengkap (complement), pengganti (substitute), dan penambah (suplement) pendidikan formal. Sasaran PNF adalah masyarakat yang belum pernah sekolah, putus sekolah atau yang tamat sekolah pada jenjang tertentu tetapi ingin menambah pengetahuan/keterampilan, telah bekerja tetapi masih membutuhkan tambahan pengetahuan dan keterampilan untuk meningkatkan kualitas hidupnya.
Dalam penyelenggaraan layanan PNF banyak melibatkan partisipasi masyarakat, baik sebagai penyelenggara satuan pendidikan maupun berperan sebagai pendidik dan tenaga kependidikan. Salah satu satuan PNF sebagaimana disebutkan dalam Undang-undang Sisdiknas adalah lembaga pendidikan kesetaraan. Kursus dan pelatihan diselenggarakan bagi masyarakat yang memerlukan bekal pengetahuan, keterampilan, kecakapan hidup, dan sikap untuk mengembangkan diri, mengembangkan profesi, bekerja, usaha mandiri, dan/atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Dengan demikian berarti sumber daya dan pengelolaan lembaga pendidikan kesetaraan sepenuhnya berasal dari inisiatif masyarakat. Sementara, pihak pemerintah berperan memfasilitasi guna mendukung peningkatan mutu penyelenggaraan layanan PNF bagi masyarakat, termasuk peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan pendididikan nonformal (PTK-PNF) yang ada di lembaga pendidikan kesetaraan.
Peningkatan mutu PTK-PNF diarahkan pada upaya pengembangan profesionalisme mengacu pada standar kompetensi sesuai dengan ruang lingkup dan spesifikasi pekerjaan yang diemban oleh setiap PTK-PNF yang bersangkutan. Dengan demikian ada kriteria dan parameter yang jelas dalam rangka rekrutmen, penilaian dan pengembangan kompetensi bagi PTK-PNF sebagaimana dipersyaratkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP). Dalam SNP tenaga kependidikan dituntut memiliki standar kompetensi dan kualifikasi yang diperlukan, termasuk bagi pendidik dan tenaga kependidikan baik nonformal.
Sampai saat ini belum ada standar kompetensi bagi PTK-PNF yang ditetapkan berdasarkan SNP, sehingga menyebabkan: (1) belum adanya keseragaman tingkat kompetensi dan kualifikasi PTK-PNF, (2) belum dapat menetapkan alat ukur yang akurat untuk mengetahui kompetensi PTK-PNF, (3) peningkatan mutu dan pembinaan yang dilakukan bagi PTK-PNF belum didasarkan pada analisis kebutuhan, dan (4) belum adanya sistem imbalan/kesejahteraan yang berkeadilan bagi PTK-PNF. Berdasarkan pemikiran seperti diuraikan di atas, maka pada tahun anggaran 2007 Direktorat PTK-PNF menetapkan program rintisan sertifikasi bagi PTK-PNF yang dimulai dengan kegiatan penyusunan bahan masukan untuk penetapan standar kompetensi PTK-PNF, khususnya untuk tenaga kependidikan PNF yang berstatus sebagai Pengelola Pendidikan Kesetaraan.


Tujuan dan Manfaat Standar Kompetensi bagi Pengelola Pendidikan Kesetaraan

1. Tujuan
a. Menetapkan standar kompetensi/kemampuan dasar Pengelola Pendidikan Kesetaraan sesuai PP 19 tahun 2005.
b. Menyediakan acuan dalam pembinaan dan peningkatan mutu Pengelola Pendidikan Kesetaraan

2. Manfaat
a. Acuan pelaksanaan peningkatan kualifikasi dan kompetensi Pengelola Pendidikan Kesetaraan
b. Acuan pelaksanaan uji kompetensi Pengelola Pendidikan Kesetaraan
c. Pertimbangan dalam penilaian kinerja Pengelola Pendidikan Kesetaraan
d. Acuan standar peningkatan mutu bagi Pengelola Pendidikan KesetaraanAcuan dalam merancang kurikulum peningkatan kompetensi Pengelola Pendidikan Kesetaraan.


Pengertian
1. Standar
Standar adalah persyaratan minimum yang harus dipenuhi oleh seseorang Pengelola Pendidikan Kesetaraan untuk melakukan tugas pokok dan fungsinya secara efektif dan efisien.

2. Kompetensi
Kompetensi adalah seperangkat tindakan cerdas, penuh tanggungjawab yang dimiliki seseorang sebagai syarat untuk dianggap mampu oleh masyarakat dalam melaksanakan tugas-tugas dibidang pekerjaan tertentu.

3. Kualifikasi
Kualifikasi adalah tingkat pendidikan minimum sebagai persyaratan yang harus dipenuhi oleh seorang Pengelola Satuan Pendidikan Kesetaraan untuk dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsinya secara efektif dan efisien.

4. Pengelola Satuan Pendidikan Kesetaraan
Pengelola Satuan Pendidikan Kesetaraan adalah seseorang yang memiliki kualifikasi dan kompetensi yang telah ditentukan untuk bertanggungjawab secara keseluruhan atas pengelolaan pendidikan kesetaraan mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai dengan evaluasi dan pelaporan.

5. Pendidikan Kesetaraan
Pendidikan kesetaraan adalah pendidikan umum pada jalur pendidikan nonformal yang menyelenggarakan program Paket A setara SD/MI , Paket B setara SMP/MTs dan Program Paket C setara SMA/MA, lulusan pendidikan kesetaraan memiliki hak eligibilitas yang sama dengan tamatan pendidikan formal.

6. Standar Kompetensi Pengelola Satuan Pendidikan Kesetaraan Standar kompetensi pengelola satuan pendidikan kesetaraan adalah suatu ukuran yang dijadikan sebagai suatu patokan/acuan dalam mengukur kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang yang beretanggung jawab terhadap Program Paket A, Paket B dan Paket C mulai dari perencaan, pelaksanaan sampai dengan pelaporan, berdimensi pengetahuan, sikap dan keterampilan yang dapat dimanifestasikan dalam bersikap, bertutur kata dan berperilaku.


admin---------spr

LPK NESSCERA BEKERJASAMA DG SWAMADANI CENTER TENTANG PEMBERDAYAAN EKONOMI KERAKYATAN

Pada hari Minggu tanggal 16 Maret 2008, bertempat di Hotel Sahid Jakarta telah dilaksanakan akad Perjanjian kerjasama antara PT Reksa Madani dengan LPK Nesscera sebagai mitra Swamadani Centre (SC), Ir.SHARMILA,M.Si sebagai Direktur Utama bertindak mewakili PT Reksa Madani yang didirikan berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas No.12 yang dibuat oleh Notaris Marthin Aliunir,SH di Jakarta pada tanggal 11 Desember 2006, berkedudukan di Jakarta dengan Alamat Gedung Arthaloka Suite 305-A Jl.Jenderal Sudirman Kav.2 Jakarta 10220 yang selanjutnya sebagai PIHAK PERTAMA, dan SUPRIATNA,SE untuk dan atas nama LPK Nesscera yang berkedudukan di Kabupaten Sukabumi sebagai PIHAK KEDUA. akad perjanjian tersebut disaksikan oleh Ketua Dekopin (Bp.Adi Sasono), Ketua DPP HIPKI (Bp Dasril Y. Rangkuti) dan Sri Sumiati. PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA bersepakat untuk mengadakan pengikatan kerjasama dalam Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (PEK) dengan ketentuan dan syarat-syarat yang telah disepakati bersama. pasal 1 Maksud dan Tujuan 1) Perjanjian kerjasama ini dimaksudkan sebagai landasan untuk Pengembangan Ekonomi Kerakyatan (PEK) sesuai dengan persyaratan dan ketentuan yang disetujui para pihak. 2) Kerjasama ini juga ditujukan untuk membangun koperas
i simpan pinjam dengan menggunakan on line system dalam rangka memperkuat dan meningkatkan usaha bersama. pasal 2 TARGET. Target perjanjian kerjasama ini adalah terbentuknya jaringan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (PEK) di seluruh wilayah Indonesia secara terpadu.Perjanjian Kerjasama ini salah satu materi aplikasi acara Konferensi Kebangkitan Ekonomi Rakyat yang dilaksanakan pada hari Sabtu-Minggu (15-16 Maret 2008) bertempat di Hotel Sahid Raya Jakarta, yang dibuka oleh Ketua DPR RI (Bpk.Agung Laksono).LPK Nesscera sebagai mitra PT Swamadani dalam hal teknis operasional yaitu sebagai Swamadani Center (SC) yang mempunyai Program Kerja dan berfungsi sebagai 1) Fasilitasi, Legalisasi, dan Advokasi; 2) Fasilitasi Pendidikan dan Pelatihan; 3) Fasilitasi Pembiayaan; 4) Fasilitasi manajemen Usaha dan Pemasaran; 5) Fasilitasi Jaringan On Line.Ketentuan Umum :1) Swamadani adalah : Program Fasilitasi KSP/USP Dekopin.2) Mitra Swamadani adalah Orang atau Badan yang ditunjuk dan/atau bekerjasama dalam pelaksanaan program Swamadani (jaringan simpan pinjam on line)3) Swamadani Center (SC) adalah Lembaga fasilitasi mitra Swamadani.4) Swamadani Service Center (SSC) adalah : LKM/KSP/USP yang memberi pelayanan terhadap nasabah swamadani.5) Nasabah adalah Orang atau lembaga usaha yang mendapatkan fasilitasi swamadani.LPK Nesscera Kab.Sukabumi sebagai Swamadani Center (SC) yang mempunyai tugas membantu dan mendorong Program Fasilitasi KSP/USP Dekopin dan kami senantiasa menunggu dan melayani masyarakat untuk memfasilitasinya :Office : Jalan Koramil, Cicurug Kab.Sukabumi, Jawa Barat Indonesia Tlp./Fax.0266-731662.email:lpknesscera@yahoo.co.id web : http://www.lpknesscera.blogspot.com/


KURSUS BEASISWA MENJAHIT KERJASAMA PROGRAM P2KP DS NYANGKOWEK DG LPK HAS



Pada hari Rabu 19 Maret 2008 BKM tim P2KP Desa Nyangkowek bekerjasama dengan Lembaga Pendidikan Keterampilan (LPK) HAS Cicurug menyelenggarakan Bea Siswa Kursus Menjahit dengan sasaran warga masyarakat yang kurang beruntung, pada acara pembukaan dihadiri Penilik Dikmas Kecamatan Cicurug, menurut informasi tim P2KP jumlah peserta Warga Belajar yang mengikuti Kursus menjahit periode pertama di ikuti 80 orang yang berasal dari warga masyarakat yang perlu dibantu, dalam sambutan Penilik Dikmas (Supriatna,SE) menyampaikan ucapan terima kasih kepada Tim P2KP Desa Nyangkowek yang telah memfasilitasi program rekrutmen warga masyarakat untuk diberikan pembelajaran keterampilan menjahit yang bekerjasama dengan LPK HAS, keterampilan ini merupakan bekal sebagai dasar kecakapan hidup bagi warga belajar itu sendiri dengan tujuan dan harapan warga belajar mendapat bekal pengetahuan, keterampilan khususnya menjahit dapat mengembangkan diri baik peluang untuk bekerja atau wirausaha sendiri untuk dapat memperbaiki kehidupannya. Tepat sekali Lembaga Kursus merupakan salah satu lembaga/Satuan Pendidikan Non Formal (PNF) yang diselenggarakan bagi warga masyarakat yang memerlukan bekal pengetahuan, keterampilan, kecakapan hidup, dan sikap untuk mengembangkan diri, mengembangkan profesi, bekerja, usaha mandiri, dan/atau melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. dan menghimbau kepada warga belajar manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, belajar dengan serius tidak hanya puas sampai saat ini tapi raihlah mulai keterampilan dasar, terampil dan mahir dibidang menjahit.

admin--------------ch

Rapat Panitia Persiapan Diklat Tutor PBA DAN KOORDINASI DENGAN SUBDIT KEMITRAAN JAKARTA









Pengurus Kelompok Kerja Ketua PKBM (K3PKBM) Korwil 3 Cicurug Kab.Sukabumi selaku Panitia Penyelenggara Pendidikan dan Pelatihan Tutor Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Aksara (GN-PBA) pada hari Rabu 19 Maret 2008 mengadakan rapat persiapan pelaksanaan Diklat Tutor GN PBA bertempat di kampus PKBM Ad-da'wah Cicurug, rapat persiapan tersebut diantaranya membahas jumlah peserta, penyaji materi, jadwal diklat, akomodasi, konsumsi dan tindaklanjut program GN-PBA diantaranya evaluasi program GN-PBA, selain panitia yang hadir juga dihadiri penyelenggara program GN-PBA yaitu Ibu Jamilah selaku penyelenggara dari lembaga PKBM Kecamatan Cidahu, Ibu Eli Sumiati dari lembaga PNF KUWP Yuliet Cicurug, Bapak H.Sudiyono dari lembaga PKBM Al Mansuriyah Cicurug, Bapak Yus Ahmad Winarya,S.Pd. dan Bapak Endang Mulyana,S.Pd. dari pelaksana program GN PBA PKBM Ad-da'wah, juga dihadiri oleh Penilik Dikmas Kecamatan Cicurug yaitu Bapak Supriatna,SE serta dihadiri beberapa Tutor GN PBA dari PKBM Ad-da'wah. Dari hasil rapat panitia tersebut dapat disimpulkan beberapa kesepakatan yaitu :


1. Jumlah peserta pelatihan dan Panitia, Penyelenggara program menugaskan tutor-nya sejumlah 5 orang tutor, jadi peserta pelatihan tutor dari 6 penyelenggara x 5 orang = 30 orang; dari penyelenggara = 6 orang; Penyaji materi = 4 orang dan tamu undangan = 10 orang jadi semuanya = 50 orang.


2. Penyaji materi yaitu 1) Ibu Dra Endang dari Subdit Keaksaraan Jakarta menyajikan materi Kebijakan PNF; 2) Ibu Dra Een Sumirat Abdullah,M.Pd. menyajikan materi Pembelajaran dan evaluasi; 3) Ibu Dra Nunung Nuriah,M.Pd. menyajikan materi Andragogi; dan 4) Bapak Aang Amsor,S.Ag menyajikan materi Administrasi kelompok.


3. Susunan acara, untuk Senin, 24-3-2008 Chek ini pukul 11.00 - 13.30 Pembukaan pukul 13.30-15.30 pemberian materi mulai pukul 16.00 - 21.00 dan hari Selasa, 25-3-2008 penyajian materi pukul 08.00-12.30 dan pukul 13.00 Chek out.


4. Pada hari Selasa, 25-3-2008 diselang peserta sedang pelatihan Panitia dan Penyelenggara rapat persiapan evaluasi dan membahas SUKMA (Surat Keterangan Melek Aksara)


5. Tempat pelatihan, Villa Wisma Arga Mulya Depdiknas Jalan Raya Puncak km.86 tugu puncak Bogor.

Dan pada hari Kamis 20 Maret 2008, Panitia berangkat ke Departemen Pendidikan Nasional Jalan Jenderal Sudirman di Gedung E Lt.6 koordinasi dengan Ibu Endang Staf Subdit Kemitraan Direktorat Pendidikan Masyarakat Dirjen PNFI, untuk kepastian mengisi acara pembukaan Pelatihan Tutor PBA yang akan dilaksanakan pada hari Senin 24 Maret 2008 bertempat di Villa Wisma Arga Mulya Depdiknas Puncak Bogor, menurut informasi dari Ibu Endang akan dikoordinasikan dengan Kasubdit Kemitraan ( Bapak Pahala ) dan diminta beliau untuk membuka acara pembukaan.


admin----------spr

UNDANGAN PELATIHAN TUTOR PBA

PANITIA PELATIHAN TUTOR GNPBA
K3PKBM KORWIL 3 CICURUG KAB.SUKABUMI
Sekretariat : PKBM Ad-da’wah, Jl. Siliwangi Benda Cicurug 43359
Tlp.0266-737830 HP.081563480921; 081382102343


Nomor : 01/K3PKBM Korwil3/2008 Cicurug, 18 Maret 2008
Lamp : 3 lembar
Hal : Undangan Pelatihan Tutor PBA


Kepada Yth.
Penyelenggara Program GN-PBA.
1. PKBM Ad-Da’wah Cicurug
2. PKBM Al-Mansuriyah Cicurug
3. PKBM Riyadul Mubtadiin Cicurug
4. PKBM Harapan Cidahu
5. PKBM Al Falah Parakansalak
6. KUWP Yuliet Cicurug

Sesuai program yang telah direncanakan tentang pelaksanaan pelatihan Tutor Pemberantasan Buta Aksara (PBA), dengan ini kami mengundang saudara selaku penyelenggara dan menugaskan tutor sejumlah 5 orang untuk mengikuti Pelatihan Tutor GN-PBA yang akan dilaksanakan pada :

Hari, tanggal : Senin-Selasa, 24-25 Maret 2008
Tempat : Villa Wisma Arga Mulya Depdiknas
Jl. Raya Puncak, km.86 Tugu Puncak Bogor.
Chek in : Senin, 24 Maret 2008 pukul 11.00
Ketentuan :
1. Peserta berpakaian rapi
2. Akomodasi, konsumsi dan transportasi ditangung
panitia.

Untuk menunjang kelancaran pelaksanaan program GN-PBA, khususnya kepada peserta diwajibkan hadir pada waktunya sesuai jadwal.
Atas perhatian dan kehadiran pada waktunya kami ucapkan terima kasih.


Ketua (Usup Supriatna), Sekretaris (Aep Saepudin,S.IP)

Tembusan :
1. Kepala Bidang PNF Dinas P dan K Kab.Sukabumi
2. Kepala UPTD P dan K se korwil 3 Cicurug
3. Penilik Dikmas se korwil 3 Cicurug

18 Maret 2008

PELATIHAN TUTOR GN-PBA

Pada hari Senin dan Selasa, 24-25 Maret 2008 akan dilaksanakan Pelatihan Tutor Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Aksara (GN PBA) yang bertempat di Villa Wisma Arga Mulya Depdiknas km 86 tugu puncak Bogor, Panitia Pelatihan Tutor GN-PBA ini diselenggarakan oleh Forum Kelompok Kerja Ketua PKBM (FK3PKBM) Korwil 3 Cicurug dengan susunan panitia, Pembina Kabid PNF Dinas P dan K Kabupaten Sukabumi, Pengarah Penilik Dikmas Cicurug, Ketua Usup Supriatna, Sekretaris Aep Saepudin,S.IP, Bendahara Jamilah, Anggota Ramlan,BSc, Dani Yusuf. Pelaksana Program GN-PBA korwil 3 Cicurug yaitu PKBM Ad-da'wah Cicurug, PKBM Al Mansuriyah Cicurug, PKBM Riyadul Mubtadiin Cicurug, PKBM Harapan Cidahu, PKBM Al Falah Parakansalak dan PNF KUWP Yuliet Cicurug. Peserta Pelatihan sebanyak 50 orang.